Senin, 27 November 2017

jenis jenis parasit

1.       Cordyceps




Nama lengkap Ophiocordyceps unliateralis adalah salah satu jenis jamur yang biasa disebut jamur semut. Akan tetapi jamur parasit ini dapat tumbuh di tubuh serangga lainnya. Parasite ini dapat mengendalikan serangga sehingga serangga berprilaku aneh dan perlahan mati.
2.       Cymothoa Exigua
Cymothoa exigua adalah crustacea parasit yang termasuk dalam famili Cymothoidae. Parasit ini memasuki ikan melalui insang, dan kemudian menempel di lidah ikan. Parasit betina menempel di lidah, sementara parasit jantan menempel di lengkungan insang di bawah dan di belakang parasit betina. Cymothoa exigua betina memiliki panjang sekitar 8–29 milimeter.
Parasit ini menghisap darah melalui cakarnya di depan, sehingga lidah ikan mengalami atrofi akibat kekurangan darah. Cymothoa exigua kemudian menggantikan lidah ikan dengan menempelkan tubuhnya sendiri ke otot potongan lidah. Ikan yang menjadi inang kemudian mampu menggunakan parasit tersebut seperti lidah biasa.

3.       Dermatobia Hominis
Semua spesiesnya hidup secara parasit di tubuh mamalia, parasite ini berasal dari lalat dan tawon. Dermatobia hominis adalah yang paling sering bersarang dan menghabiskan hidupnya sebagai larva di tubuh manusiakhususnya di bagian kepala manusia. Untungnya spesies ini hanya terdapat di Mexico dan Amerika Tengah

4.       Loa-Loa
Loa Loa ini biasa disebut cacing mata Afrika.Loa-loa juga dikenal sebagai worm eyes atau cacing mata, adalah parasit yang hidup didalam tubuh manusia dan mamalia khususnya dibagian mata. Penyebarannya melalui lalat jenis tertentu, setelah lalat menggigit korban, maka parasit ini mulai bereaksi dalam jaringan tubuh korbannya.

5.       Vandellia Cirrhosa
Candirú atau canero (Vandellia cirrhosa) adalah sejenis ikan air tawar yang sekelompok dengan ikan lele. Jenis ini ditemukan di Sungai Amazon dan memiliki reputasi di antara penduduk lokal sebagai ikan paling ditakuti, bahkan lebih dari piranha. Spesies ini berukuran hanya sekitar satu inci panjangnya, berbentuk seperti belut dan tembus pandang sehingga sulit dilihat di air. Candiru adalah sejenis parasit. Ia masuk ke celah-celah insang ikan lain, mengeluarkan tulang belakangnya agar dapat berpegang di tempat, dan meminum darah di insang, sehingga dijuluki "ikan vampir dari Brazil".
Candiru dapat menjadi parasit di tubuh manusia dengan cara masuk kedalam saluran air kencing pria ketika mengeluarkan urine di habitat ikan candiru ini.

Itulah pembahasan tentang parasit yang paling mematikan. Mereka dapat hidup dalam organ makhluk hidup lain dan dapat mematikan makhluk yang ditempatinya. Maha Besar Alloh yang menciptakan semua jenishewan dari air (QS.An-Nur : 45)
Info : Diolah dari berbagai sumber
By Ganjar Kamaludin Kamil



pendidikan

Hasil gambar untuk pendidikan

Otonomi dalam Pendidikan


HAL yang paling dibutuhkan dalam membangun sebuah organisasi yang efisien ialah meningkatkan otonomi karyawan sehingga mereka mempunyai hak dalam membuat keputusan dan memiliki kebebasan dalam berpikir dan bertindak (Luthan: 1992).
Namun, membebaskan karyawan untuk mengerjakan hal yang mereka inginkan bukanlah pilihan yang populer bagi kalangan manajer. Mayoritas manajer akan memberikan deskripsi kerja dan acuan langkah kerja (standard operating procedure/SOP) yang ketat kepada karyawan agar mereka bekerja dengan terarah dan terkendali. Oleh Karena itu karyawan akan didikte sedemikian rupa agar tujuan utama organisasi dapat dicapai.
Pengelolaan organisasi seperti itu dikritik sebagai cara yang tidak efisien karena mengesampingkan otonomi untuk berkreasi dan mengembangkan diri (Friedman: 1992). Otonomi berarti bahwa seseorang mempunyai kewenangan dan kebebasan dalam melakukan sesuatu. Pemberian otonomi berarti membebaskan seseorang untuk bekerja melampaui SOP, sekaligus memberikan kepercayaan penuh agar ia bisa bekerja secara mandiri dan kreatif.
Deskripsi kerja dan acuan langkah kerja yang ketat, lebih sering membatasi kreativitas kerja untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pemberian otonomi memang sering dianggap sebagai kesempatan untuk bekerja seenaknya, tanpa aturan yang mengekang dan target yang jelas. Padahal, pemberian otonomi harus dimaknai sebagai tantangan untuk bekerja dan memberikan kontribusi lebih baik bagi organisasi.
Karyawan dengan otonomi untuk berkreasi, cenderung bekerja sampai ambang batas kemampuan dan waktu yang ditentukan. Apalagi, jika mereka bekerja di bidang yang diminati, karyawan berpotensi untuk melampai target yang ditetapkan organisasi.
Kisah para penemu besar dalam sejarah manusia ialah contoh bagaimana otonomi, dedikasi, dan gairah dalam bekerja bisa mengubah sejarah manusia. Mereka bekerja dengan kebebasan, dengan metode yang berbeda dan berusaha dengan sukacita untuk hasil yang di luar dugaan kebanyakan orang. Lalu, bagaimana dengan otonomi di dunia pendidikan?
Otonomi Guru
Guru selalu dituntut untuk otonom dalam mengembangkan bahan dan metode ajarnya. Otonomi akan mendorong guru untuk mengajar dengan lebih baik, terutama saat diberi kebebasan guna menerapkan semua ide-idenya di kelas.
Guru yang paham kebutuhan anak didiknya akan mampu bertindak untuk memenuhi kebutuhan tersebut sehingga para peserta didik bisa mengalami proses belajar yang bermakna. Bagaimana kita bisa memberikan otonomi penuh kepada seorang guru? Terdapat beberapa hal yang harus dipertimbangkan.
Pertama, berkaitan dengan kepercayaan pada orang lain. Pihak-pihak dalam lingkungan sekolah—termasuk manajemen sekolah dan orang tua—harus paham dan percaya bahwa guru ialah seorang profesional yang dilatih khusus menghadapi berbagai tantangan di bidangnya. Hanya dengan ruang gerak guru yang lebih luas dan lentur, guru berpeluang untuk berimprovisasi dalam mengajar.
Kedua, kemauan untuk terus belajar dan berkembang. Guru dituntut untuk bertindak atas dasar pengetahuan yang dimilikinya sehingga guru tidak boleh berhenti belajar untuk mengembangkan ilmu, sekaligus memperluas basis tindakan dan profesionalitas melalui riset-riset dalam bidang kerjanya.
Pada dasarnya, setiap kali guru mengajar di kelas, ia juga dapat melakukan riset berdasarkan informasi yang didapatnya. Hasil riset yang dilakukan, selain untuk menambah dan melengkapi pengetahuan, juga menjadi basis bagi setiap tindakan dalam pekerjaannya.
Guru sebagai Periset
Dalam mewujudkan otonomi guru, peran guru sebagai fasilitator dalam proses belajar sekaligus menjadi periset yang berusaha menemukan hal baru dan menarik dalam dunia pengajaran menjadi krusial. Sebagai periset, guru melakukan observasi, mewawancarai, dan mencatat semua temuan baru, serta menuliskan kembali pengalamannya demi pengembangan ilmu pengetahuan. Seorang guru periset akan mengembangkan indra keingintahuan tanpa melewatkan semua hal potensial untuk diteliti dan dikembangkan.
Banyak metode penelitian yang bisa digunakan guru di ruang kelas. Metode-metode aplikatif, seperti penelitian tindakan kelas, penelitian survei, dan penelitian kasus. Dewasa ini para ilmuwan telah memanfaatkan banyak kegiatan di ruang kelas sebagai bahan dan objek penelitian.
Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan metode mengajar, second language learning and acquisition, sosio/psikolinguistik atau bahkan discourse analysis perlu diuji coba di ruang kelas secara terbatas, sebelum dinyatakan layak untuk diterapkan secara umum di sekolah. Di sinilah lahan dan ruang gerak guru periset untuk bekerja.
Guru bisa bekerja secara mandiri menimbang kemampuannya dalam menguasai ruang kelas atau bisa juga bekerja sama dengan para ahli pendidikan. Ruang kelas ialah layaknya laboratorium bagi guru periset.
Dinamika yang terjadi di kelas bisa menjadi bidang garap guru dalam melakukan sebuah riset. Purwoko (2010) mengatakan bahwa para guru harus mulai mengamati, meneliti, dan akhirnya melaporkannya dalam bentuk publikasi. Hal ini bertujuan agar profesionalitas para guru terus berkembang dan fenomena kegiatan kelas makin terekspos sehingga pengetahuan tentangnya dapat makin berkembang.
Otonomi Siswa
Proses belajar memerlukan keterlibatan mental, kerja, serta partisipasi secara aktif dan bukan sekadar kegiatan menyampaikan informasi yang memiliki konsekuensi otomatis pada siswa. Belajar aktif menuntut siswa untuk mengerjakan banyak hal yang menuntut penggunaan daya nalar, mengkaji gagasan, memecahkan masalah, dan menerapkan apa yang mereka pelajari.
Untuk bisa mempelajari sesuatu dengan baik, siswa perlu mendengar, melihat, serta mengajukan pertanyaan dan membahas hal tersebut dengan orang lain. Selanjutnya, tahapan yang paling penting ialah bagaimana siswa mengerjakannya, yakni menggambarkan sesuatu dengan cara mereka sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktikkan keterampilan, dan mengerjakan tugas yang menuntut pengetahuan yang telah atau harus mereka pelajari.
Siswa ialah agen yang otonom. Untuk dapat mempraktikkan semua hal tersebut, siswa juga harus mendapatkan otonomi yang utuh. Seperti otonomi yang dimiliki guru, siswa harus diberikan kebebasan luas dalam belajar.
Guru tidak perlu terlalu membatasi siswa untuk hanya mengerjakan hanya latihan-latihan yang disiapkannya. Siswa perlu diberi kebebasan untuk berlatih dengan materi latihan pilihan mereka sendiri. Rencana pembelajaran tidak perlu dirancang terlalu kaku dan prosedural.
Idealnya, guru merancang sebuah rancangan pembelajaran yang fleksibel dan menjamin tersedianya ruang kreativitas siswa untuk menerapkan ide sendiri dalam menyelesaikan latihan-latihan pada setiap pelajaran. Seterusnya, siswa perlu diarahkan untuk saling membantu dan bekerja dalam kelompok untuk mencapai atau mengalami sebuah proses pembelajaran.
Banyak sekali literatur yang memaparkan bagaimana memperkenalkan belajar aktif kepada siswa, menjadikan siswa aktif sejak awal pembelajaran, membantu siswa mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap secara aktif, serta bagaimana menjadikan belajar tidak terlupakan. Tema-tema tersebut dilengkapi dengan strategi-strategi aplikatif yang bisa dilakukan oleh guru dan siswa di ruang kelas seperti yang disarankan oleh (Silberman: 2006).
Bercermin pada proses pendidikan di negara-negara dengan kualitas pendidikan terbaik, seperti Finlandia, otonomi pada guru dan siswa terbukti mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakatnya. Semoga di masa depan, otonomi pendidikan di Indonesia juga mampu memberikan kontribusi yang sama.

jamur Kepong

Hasil gambar untuk jamur kepong

Sejenis jamur yang tumbuh di kotoran hewan atau yang biasa disebut mushroom, magic mushroom, atau psilocybin mushroom termasuk dalam narkotika golongan I yang diatur dalam Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009. Oleh karena itu, siapa pun yang menyalahgunakan jamur ini, baik penjual maupun pengguna, dapat dipidana.
Pakar Kimia-Farmasi Badan Nasional (BNN) Kombes Mufti Djusrin mengungkapkan, dalam undang-undang, magic mushroom atau jamur ajaib ini termasuk di dalam zat aktif bernama psilosibina. Zat itu masuk ke dalam narkotika jenis alamiah atau yang berbahan dasar tumbuh-tumbuhan alami.
"Itu termasuk narkotika golongan satu. Memang orang banyak belum mengira bahwa itu adalah jenis narkotika, makanya saya tegaskan itu," ujar Mufti saat berbincang dengan Kompas.com di gedung BNN, Kamis (31/1/2013) malam.
Serupa dengan jenis narkotika lainnya, efek negatif yang ditimbulkan jika mengonsumsi jamur ini adalah memiliki halusinasi tingkat tinggi sesuai dengan situasi psikologis saat mengonsumsinya. Sang pengguna bahkan tidak dapat menyadari apa yang dilakukannya salah atau benar di mata orang lain. Kondisi inilah yang memicu beragam tindakan menyimpang lainnya.
Secara kimia, Mufti menjelaskan, jika seseorang mengonsumsi jamur ini, zat aktif yang ada di dalam barang tersebut langsung menyerang sel di otak. Jika dalam tahap yang signifikan, maka kondisi itu bisa menyerang saraf dan mengakibatkan kinerja otak menjadi lebih lamban dari sebelumnya.
"Zat ini menyerang sel-sel atau gelembung di dalam otak yang memiliki kemampuan menyerap oksigen. Jadi, otak tidak bisa menyerap oksigen dengan sempurna sehingga akhirnya mengakibatkan lambannya kerja otak," lanjutnya.
Berdasarkan pengamatannya selama ini, jamur yang proses pengolahannya berbeda dengan jamur untuk konsumsi biasa sudah banyak beredar di kota-kota besar di Indonesia. Beberapa kota tersebut antara lain Jakarta, Bali, Yogyakarta, dan Surabaya.
"Kalau soal peraturan ya saya serahkan ke penegak hukum. Saya hanya menjelaskan secara kimia, ini adalah narkotika, ya otomatis pasti menjadi tindak pidana," lanjutnya.
Menurut beberapa literatur, magic mushroom ini mengandung zat psylocibine atau zat sejenis alkoholid (nitrogen yang ditemukan dalam alam). Berbeda dengan jamur konsumsi, jamur jenis ini tumbuh di atas permukaan kotoran kerbau atau sapi dan memiliki bau yang menyengat. Jamur ajaib yang juga kerap disebut jamur penghayal ini diperkirakan sudah ada sejak zaman dahulu. Pasalnya, sebuah penelitian menemukan seorang dukun di Siberia menggunakan salah satu jenis dari jamur penghayal tersebut sebagai media untuk membuka pintu yang menghubungkan mereka dengan Sang Pencipta.

racun

Hasil gambar untuk gambar makan racun


Beragam macam jenis racun yang bisa kita temukan, mulai dari yang kimia maupun yang alami, atau dari bahan-bahan kimia yang diproses menjadi racun seperti Sianida hingga dari bahan-bahan dan tumbuhan alam yang sangat beracun sekali. Cara Mudah dan Sederhana Membuat Racun Maut Untuk Membunuh Manusia, meskipun tidak terasa langsung efeknya pada korban, tetapi perlahan namun pasti kematian dan ajal akan menjemput si korban, perhatian cara ini harus dipergunakan dengan bijak, segala resiko dan akibatnya menjadi tanggung jawab anda. Cara membuat racun itu bisa dengan bahan-bahan dan langkah-langkah berikut ini :

Bahan-bahan:
- Racun tikus (Racun tikus bubuk)
- 1 gelas Spritus
- 2 sendok makan Bensin
- 1 bungkus Kapur barus
- 1 pak Obat nyamuk bakar (telah ditumbuk halus) 
-  sendok makan oli bekas
style="font-size: small;">- 5 tetes Alkohol 25%
- 1 sendok semir sepatu
- 1 sendok makan garam dapur
- 2 sendok makan gula
- 1 sendok cuka makan
- 2 sendok minyak goreng
- 1 sendok sabun cuci (pilih yang mengandung pemutih).

Cara Membuat :
Campurkan semua bahan menjadi satu, lalu masak sebentar dengan panas sedang, biarkan hingga berkurang menjadi separuhnya. Angkat dan masukan ke dalam botol. Dinginkan sebentar dalam kulkas kurang lebih 10 hingga 30 menit. Jika sudah cukup keluarkan dari kulkas letakan di tempat yang sejuk (jauhkan dari jangkauan anak-anak).

* Cara penggunaan silakan anda cicipi sebentar apakah racun tersebut sudah cukup kuat, jika dirasa sudah cukup bisa diberikan beberapa tetes kepada korban anda melalui minuman atau makanannya. Jika anda berhasil anda akan melihat efeknya.
Harap diperhatikan pegunakan dengan bijak, segala resiko yang terjadi menjadi tanggung jawba anada.

tekken7


Tekken 7 (鉄拳7) is a fighting game developed and published by Bandai Namco Entertainment. The game is the ninth installment in the Tekken series, and the first to make use of the Unreal EngineTekken 7 had a limited arcade release in Japan in March 2015. An updated arcade version, Tekken 7: Fated Retribution, was released in Japan in July 2016, and features expanded content including new stages, costumes, items and characters.[1] The same version was released for Microsoft WindowsPlayStation 4 and Xbox Onein June 2017.[2]
Set shortly after the events of Tekken 6, the plot focuses on the fights between martial artist Heihachi Mishima and his son, KazuyaTekken 7 introduces elements for the fighting system such as the Rage and the Power Crush to increase the characters' powers.
The game was well received by critics for its fighting system and graphics. However, some expressed issues to the story mode due to a lack of focus of the supporting characters. By October 2017, the game had sold two million copies worldwide.

Gameplay[edit]

File:Tekken 7 - Fated Retribution - Nina Williams Reveal.webm
An example of Nina Williams' moves
Tekken 7 focuses on 1-on-1 battles.[3] Two mechanisms are introduced in the game. The first, Rage Art, allows the player to execute critical attacks that deal roughly 30% damage depending on the character once their health bar is critical, in exchange for inactivating the normal attack power increase. The second, Power Crush, lets the player continue their attacks even while being hit by the enemy, although they would still receive the damage dealt by the enemy's attacks. The mechanic also works for absorbing high and mid attacks.[4] The bound system, which staggers a character to increase opportunity for additional hits, is replaced by Screw Attack, which makes the enemy spin sideways when they are hit airborne, allowing the player to inflict additional hits after they reach the ground. Unlike bound, however, Screw Attack cannot be used to do wall combos. With a new display system, the game's multiplayer allows players to choose which side of the screen to play on.[5] Movement has undergone some changes and is similar to the movement mechanics found in Tekken Revolution, most notably when characters walk backwards.
The arcade version features the traditional stage-based playthrough, in which the player progresses by beating five different opponents one by one, ending with a fixed penultimate and final stage. Matches may be interrupted if another player joins the game. Online mode is available for both local and international play. Character customization is featured, allowing the player to modify characters' appearances.[6] For the first time in the arcade series, the game features a practice mode, which allows players to train moves against an opponent for a limited amount of time, as well as an option to collect in-game rewards, mainly customization items, through "Treasure Box" by winning enough matches.
Fated Retribution features several gameplay changes to the game. The new "Rage Drive" allows the player to empower certain attacks by sacrificing their Rage Mode. Rage Art is also adjusted so that the amount of damage dealt to the enemy is inversely proportional to the player's current health bar. The update also introduces meter-type characters, who utilize jump-in attacks and special cancels, and use an EX/Super meter as a limiter for some special attacks in place of Rage Drive. This type is reserved for four characters: Eliza, and the guest characters Akuma from Street FighterGeese Howard from three SNK's fighting game series, and Noctis Lucis Caelum from Final Fantasy XV.
Exclusive to the console version is the Tekken Bowl bowling minigame, first introduced to the series in the console version of Tekken Tag Tournament. It is available as part of the downloadable content Pack#1 released on August 31, 2017.[7]




Hasil gambar untuk tekken7